Jurusan Sepi Peminat di UIN Alauddin – UIN Alauddin Makassar adalah salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbesar dan paling bergengsi di Kawasan Timur Indonesia. Setiap tahunnya, puluhan ribu calon mahasiswa berlomba-lomba memperebutkan kursi di kampus yang terletak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini.
Jurusan-jurusan favorit seperti Farmasi, Kedokteran, Teknik Informatika, dan Manajemen biasanya memiliki rasio keketatan yang sangat tinggi, bahkan bisa mencapai 1:40. Bagi calon mahasiswa yang ingin bermain aman atau memiliki strategi cerdas untuk “menembus” benteng UIN Alauddin, melirik jurusan sepi peminat adalah langkah taktis yang sangat direkomendasikan.
Artikel ini akan membahas daftar jurusan di UIN Alauddin yang sepi peminat, beserta analisis peluang dan prospek kerjanya.
Baca Juga Passing Grade UIN Alauddin
Mengenal UIN Alauddin Makassar

Baca Juga Nilai Rata Rata SNBP UIN Alauddin
Jurusan UIN Alauddin yang Sepi Peminat Jalur SNBP / SNMPTN
Sebelum membahas jurusan, kita perlu tahu value dari kampus ini. UIN Alauddin bukan sekadar kampus agama. Dengan konsep “Kampus Peradaban”, universitas ini memiliki integrasi keilmuan yang kuat, fasilitas modern (termasuk Rumah Sakit Pendidikan), dan akreditasi institusi yang Unggul (A).
Kuliah di sini menawarkan prestise tersendiri, terlepas dari apa pun jurusan yang Anda ambil. Lulusannya dikenal memiliki keseimbangan antara intelektualitas dan spiritualitas.
| No | Jurusan Sepi Peminat SNBP UIN Alauddin Makassar | Jenjang | Kuota | Peminat | Peluang | Presentase |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Jurnalistik | S1 | 36 | 37 | 1:2 | 97% |
| 2 | Matematika | S1 | 32 | 35 | 1:2 | 91% |
| 3 | Kimia | S1 | 32 | 35 | 1:2 | 91% |
| 4 | Ilmu Politik | S1 | 36 | 40 | 1:2 | 90% |
| 5 | Ilmu Peternakan | S1 | 32 | 46 | 1:2 | 70% |
| 6 | Kesejahteraan Sosial | S1 | 36 | 55 | 1:2 | 65% |
| 7 | Teknik Arsitektur | S1 | 45 | 87 | 1:2 | 52% |
| 8 | Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota | S1 | 39 | 82 | 1:3 | 48% |
| 9 | Ilmu Ekonomi | S1 | 57 | 130 | 1:3 | 44% |
| 10 | Hubungan Internasional | S1 | 36 | 100 | 1:3 | 36% |
| 11 | Akuntansi | S1 | 57 | 220 | 1:4 | 26% |
| 12 | Sistem Informasi | S1 | 39 | 204 | 1:6 | 19% |
| 13 | Ilmu Hukum | S1 | 66 | 341 | 1:6 | 19% |
| 14 | Ilmu Komunikasi | S1 | 36 | 248 | 1:7 | 15% |
| 15 | Manajemen | S1 | 48 | 369 | 1:8 | 13% |
Baca Juga Jurusan di UIN Alauddin
Jurusan UIN Alauddin yang Sepi Peminat Jalur SNBT / SBMPTN
Berdasarkan data tren pendaftaran tahun-tahun sebelumnya (SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, dan SNBT), berikut adalah jurusan-jurusan yang memiliki tingkat kompetisi relatif rendah di UIN Alauddin:
| No | Jurusan Sepi Peminat SNBT UIN Alauddin Makassar | Jenjang | Kuota | Peminat | Peluang | Presentase |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Matematika | S1 | 42 | 17 | 1:1 | 247% |
| 2 | Kesejahteraan Sosial | S1 | 48 | 22 | 1:1 | 218% |
| 3 | Ilmu Peternakan | S1 | 42 | 21 | 1:1 | 200% |
| 4 | Kimia | S1 | 42 | 25 | 1:1 | 168% |
| 5 | Jurnalistik | S1 | 48 | 29 | 1:1 | 166% |
| 6 | Ilmu Politik | S1 | 48 | 31 | 1:1 | 155% |
| 7 | Ilmu Ekonomi | S1 | 76 | 71 | 1:1 | 107% |
| 8 | Teknik Arsitektur | S1 | 60 | 67 | 1:2 | 90% |
| 9 | Hubungan Internasional | S1 | 48 | 82 | 1:2 | 59% |
| 10 | Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota | S1 | 52 | 93 | 1:2 | 56% |
| 11 | Akuntansi | S1 | 76 | 161 | 1:3 | 47% |
| 12 | Ilmu Hukum | S1 | 88 | 292 | 1:4 | 30% |
| 13 | Ilmu Komunikasi | S1 | 48 | 171 | 1:4 | 28% |
| 14 | Sistem Informasi | S1 | 52 | 184 | 1:4 | 28% |
| 15 | Manajemen | S1 | 64 | 298 | 1:5 | 21% |
Baca Juga Akreditasi UIN Alauddin
Kelebihan Memilih Jurusan Sepi Peminat di UIN Alauddin
Setiap tahun, ribuan calon mahasiswa baru membanjiri pendaftaran Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Sebagai salah satu PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) terfavorit di Indonesia Timur, persaingan untuk mendapatkan jaket almamater hijau kampus ini sangatlah ketat.
Kebanyakan pendaftar terjebak dalam “perang bubat” di jurusan-jurusan kuliah populer seperti Farmasi, Teknik Informatika, atau Manajemen. Padahal, ada strategi cerdas yang sering luput dari perhatian: memilih jurusan sepi peminat.
Mengambil jurusan yang kurang populer di UIN Alauddin bukan berarti Anda kalah kualitas. Justru, ini adalah langkah taktis yang menyimpan banyak keuntungan tersembunyi. Berikut adalah 5 kelebihan memilih jurusan sepi peminat di UIN Alauddin Makassar.
1. Peluang Diterima Jauh Lebih Besar (Minim Pesaing)
Ini adalah keuntungan paling nyata. Dalam seleksi masuk seperti SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, atau UMM (Ujian Masuk Mandiri), rasio keketatan adalah musuh utama.
Di jurusan populer, satu kursi diperebutkan oleh 30-50 orang. Sebaliknya, di jurusan sepi peminat seperti Ilmu Hadis, Perbandingan Mazhab, atau Fisika Murni, rasionya jauh lebih longgar, bisa jadi hanya 1:3. Dengan memilih jurusan ini, Anda secara otomatis menyingkirkan ribuan pesaing tanpa perlu bersusah payah. Jalan Anda menuju status mahasiswa negeri menjadi jauh lebih mulus.
2. Kesempatan Mendapatkan Beasiswa Lebih Terbuka
UIN Alauddin Makassar menawarkan banyak beasiswa, mulai dari KIP Kuliah, Beasiswa Bank Indonesia, Beasiswa Baznas, hingga Djarum Beasiswa Plus. Persaingan untuk mendapatkan beasiswa ini sering kali dimulai dari seleksi tingkat jurusan atau fakultas.
Di jurusan dengan jumlah mahasiswa sedikit, Anda lebih mudah menonjol. Jika Anda memiliki IPK yang bagus dan aktif berorganisasi sedikit saja, nama Anda akan lebih cepat dikenal oleh Ketua Jurusan atau dosen. Rekomendasi beasiswa pun akan lebih mudah didapatkan dibandingkan harus bersaing dengan ratusan mahasiswa ambisius di jurusan populer.
3. Akses Fasilitas dan Bimbingan Dosen yang Eksklusif
Pernah mendengar keluhan mahasiswa yang sulit menemui dosen pembimbing karena antrean yang panjang? Hal ini jarang terjadi di jurusan sepi peminat.
Dengan rasio dosen dan mahasiswa yang seimbang, proses transfer ilmu berjalan lebih efektif. Dosen bisa mengenal kemampuan mahasiswanya secara personal. Diskusi di kelas lebih intensif, dan bimbingan skripsi tidak terasa seperti mengejar hantu. Selain itu, Anda bisa menikmati fasilitas laboratorium atau perpustakaan jurusan dengan lebih leluasa tanpa harus berebut alat atau ruang.
4. Peluang Karir Spesifik (Niche Market)
Banyak yang meremehkan jurusan sepi peminat karena dianggap susah cari kerja. Padahal, lulusan jurusan ini justru mengisi pos-pos pekerjaan spesifik yang tidak bisa diisi oleh lulusan jurusan umum.
Contohnya, lulusan Sejarah Peradaban Islam (SPI). Di Sulawesi Selatan yang kaya akan situs sejarah kesultanan Gowa-Tallo, lulusan SPI sangat dibutuhkan sebagai kurator museum, peneliti sejarah lokal, atau pemandu wisata budaya profesional. Karena lulusannya sedikit, persaingan kerja di bidang ini pun tidak “berdarah-darah” seperti lulusan Ekonomi atau Hukum.
5. UKT yang Cenderung Lebih Terjangkau
Meskipun UIN Alauddin menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) berjenjang berdasarkan kemampuan ekonomi, grade atau kelompok UKT untuk jurusan non-favorit (terutama di Fakultas Ushuluddin, Adab, atau Dakwah) sering kali memiliki batas atas yang lebih rendah dibandingkan jurusan Saintek atau Kedokteran.
Ini adalah keuntungan finansial yang signifikan. Anda bisa mendapatkan gelar sarjana dari universitas negeri terakreditasi Unggul dengan biaya yang jauh lebih hemat, sehingga beban orang tua pun menjadi lebih ringan.
Kesimpulan Jurusan di UIN Alauddin yang Sepi Peminat
Memilih jurusan sepi peminat di UIN Alauddin Makassar adalah strategi “menang tanpa ngoyo”. Anda tetap mendapatkan ijazah dari kampus negeri bergengsi, menikmati fasilitas “Kampus Peradaban”, dan memiliki peluang lulus tepat waktu yang lebih besar karena bimbingan yang intensif.
Jadi, daripada memaksakan diri masuk jurusan populer dengan risiko gagal yang tinggi, mengapa tidak menjadi ahli di bidang yang spesifik melalui jurusan sepi peminat?
Memilih jurusan sepi peminat di UIN Alauddin Makassar adalah cara cerdas untuk mendapatkan almamater berkualitas tanpa harus “berdarah-darah” dalam seleksi. Jurusan seperti Sejarah Peradaban Islam atau Pengembangan Masyarakat Islam mungkin terdengar asing, namun mereka menawarkan ilmu yang spesifik dan dibutuhkan di sektor-sektor tertentu.
Ingat, kesuksesan Anda tidak ditentukan oleh nama jurusan, tetapi oleh seberapa gigih Anda mengembangkan diri (soft skill, bahasa asing, organisasi) selama menjadi mahasiswa “Kampus Peradaban” ini.
Siap menjadi bagian dari UIN Alauddin Makassar? Pertimbangkan jurusan-jurusan di atas dan susun strategi pendaftaran Anda sekarang juga!
Artikel Terkait:
- Jurusan UIN Surakarta Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Sunan Kalijaga Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Salatiga Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN SAIZU Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Raden Intan Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Raden Fatah Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Pekalongan Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Palu Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Mataram Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Jambi Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Imam Bonjol Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Bukittinggi Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Banten Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Ar-Raniry Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Antasari Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Walisongo Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Jakarta Yang Sepi Peminat
- Jurusan UINSU Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN SUSKA Yang Sepi Peminat
- Jurusan UINSA Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Malang Yang Sepi Peminat
- Jurusan UIN Bandung Yang Sepi Peminat



